1 Week, 6 Days ago

Wisata ke Nara: Taman Isuien dan Yoshikien

Isuien Park
Sumber gambar: flickr.com

Taman Isuien dan Yoshikien merupakan taman-taman di kota tua Nara yang akan membawa kamu ke era lama Jepang melalui suasana tradisional yang dimiliki kedua taman ini. Kedua taman tradisional ini terletak bersebelahan satu sama lain, tepatnya di pusat kota Nara.

Meskipun seringkali terlewatkan oleh para turis yang terlalu fokus pada keramaian Nara Park, kedua taman ini sangat kami rekomendasikan untuk kamu kunjungi jika kamu berkesempatan mengunjungi Nara.

Taman Isuien

Isuien Garden
Sumber gambar: flickr.com

Jika kamu ingin merasakan suasana old-school Jepang, Taman Isuien merupakan tempat yang tepat. Taman ini dikatakan adalah salah satu taman terindah di Nara, yang sering juga disebut "Walking Garden". Taman Isuien terletak di area Sungai Yoshikigawa dan nama Isuien sendiri berarti "taman yang dibangun di air". Hal ini tercermin dari struktur taman Isuien sendiri, dimana terdapat dua kolam yang mendapatkan pasokan air dari sungai Yoshikigawa.

Pemandangan taman Isuien dibagi atas 2 bagian, yaitu taman bagian depan dan taman bagian belakang. Taman bagian depan dibangun di jaman Edo, sementara taman bagian belakang dibangun di jaman Meiji. Kedua taman ini menggunakan konsep tradisional "shakkei", yang berarti "meminjam pemandangan". Hal ini diterapkan dengan adanya pemandangan Gunung Wakakusa dan Gerbang Nandaimon milik Kuil Todai-ji yang tampak sangat indah di kejauhan.

Di taman ini kamu juga akan menemukan beberapa tea house (rumah tempat minum teh) dan museum Neiraku. Di dalam museum Neuraku, kamu dapat menikmati berbagai tembikar dan karya seni dari kebudayaan Cina, Jepang dan Korea. Jika kamu lapar dan ingin mencoba cemilan tradisional, kamu bisa mencoba teh hijau asli Jepang dan kudapan ringan di Shanshutei Tea House, dimana kamu bisa bersantai sambil menikmati pemandangan taman yang sangat sangat indah.

Taman Yoshikien

Yoshikien Garden
Sumber gambar: flickr.com

Tepat di sebelah Taman Isuien, kamu akan menemukan Taman Yoshikien. Taman ini berukuran lebih kecil dan namanya diambil dari nama sungai Yoshikigawa itu sendiri. Taman ini dibangun di tahun 1919 dan merupakan bagian dari Kuil Kofuku-ji.

Taman Yoshikien terbagi atas 3 bagian, yaitu taman kolam, taman lumut dan taman upacara minum teh. Tepat di tengah ketiga area tersebut, kamu bisa menemukan tempat minum teh tradisional, yang sayangnya tidak terbuka untuk umum. Meskipun demikian, kamu bisa tetap menikmati keindahan arsitekturnya yang melengkapi keindahan pemandangan di Taman Yoshikien.

Kedua taman ini sangat Akato sarankan untuk kamu kunjungi untuk melengkapi kunjungan kamu ke Nara. Selain karena lokasinya yang dekat dengan lokasi-lokasi favorit di Nara seperti Kuil Todai-ji, Kuil Kofuku-ji dan Nara Park, kedua taman ini juga sangat cocok untuk dikunjungi di segala musim.

Tags:


Featured Video

Newsletter Sign Up

Daftarkan emailmu sekarang dan dapatkan newsletter berisi informasi menarik seputar destinasi wisata dan kuliner!