Akato  11 Months, 2 Weeks ago

Si Cantik Kintamani

Kintamani dikenal dengan suguhan alam perbukitan yang eksotis dan bernuansa romantis. Suhu udaranya yang dingin dan segar walaupun di siang hari, menambah nilai plus bagi tempat ini.

Destinasi wisata Kintamani terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Jaraknya sekitar 80 kilometer dari Bandara Udara Ngurah Rai. Memang agak jauh, tapi sekali jalan menuju Kintamani, traveler bisa mengunjungi beberapa tempat eksotis lainnya sekaligus yang berada di kawasan Kintamani, karena lokasinya yang berdekatan satu sama lain.

Berikut ini adalah beberapa tempat yang menjadi favorit saat berada di Kintamani.

Desa Penelokan

Desa Penelokan
Sumber: link

Desa Penelokan berada di jalan Raya Penelokan, tepatnya sebelah selatan Desa Batur Tengah, Kec.Kintamani, Kab.Bangli, Bali. Desa ini merupakan salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi wisatawan saat liburan di Kintamani. Objek wisata yang berada di ketinggian 1500 mdpl ini menawarkan udara sejuk pegunungan. Suguhan pemandangan Gunung Batur lengkap dengan Danau Baturnya akan siap membuat kalian terpana.

Di lokasi ini, ada banyak restaurant yang menawarkan beragam menu kuliner. Menikmati makanan sambil melihat pemandangan gunung dan danau Batur akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Gunung Batur dan Danau Batur

Danau Gunung Batur
Sumber: link

Siapa bilang Bali hanya terkenal akan pantainya? Karena sebenarnya Bali memiliki sisi lain selain pantai. Gunung Batur dan Danau Batur berada di puncak Kintamani. Gunung dan danau ini bukan hanya dikenal akan kisah legenda dan sejarahnya, namun juga terkenal dengan keindahan kaldera aktif yang terbentuk akibat letusan gunung, karena memang Gunung Batur merupakan salah satu gunung aktif di Bali.

Gunung Batur juga sering dijadikan sebagai tempat hiking bagi para pendaki. Apalagi jika melihat matahari terbit dari ketinggian 1.717 mdpl, benar-benar pesona alam yang luar biasa terpampang nyata di sana. Dan udaranya yang terasa dingin akan membuat kalian seolah sedang tidak berada di Bali.

Untuk Danau Baturnya sendiri merupakan danau terbesar yang ada di Bali. Danau inilah yang dikelilingi oleh Gunung Batur. Panorama air danau yang berwarna hijau taupun juga kadang kali berubah menjadi biru, beratapkan langit yang cerah ditemani awan yang putih, serta semilir angin yang berhembus melengkapi pesona yang indah dan akan membuat pengunjung ingin bersantai lebih lama di sana. Selain itu pengunjung juga bisa bermain sepeda air atau speedboat di sekitar pinggiran danau.



Pura Ulun Danu Batur

Pura Ulun
Sumber: link

Pura Ulun Danu Batur menjadi objek wisata pelengkap bagi wisatawan yang berkunjung ke Gunung dan Danau Batur.
Pura yang cantik ini berada di atas danau. Dalam bahasa Bali ulun memiliki arti di atas, sedangkan danu artinya air, sungai atau danau. Sehingga Pura Ulun Danu berarti pura yang berada di atas danau.

Pura ini digunakan sebagai tempat untuk pemujaan kepada Dewi Danu yang dianggap sebagai dewi pemberi kesuburan. Pura Ulun Danu dibangun pada tahun 1633 oleh I Gusti Agung Putu raja dari kerajaan Mengwi.

Di sekitar pura terdapat Danau Beratan, Beratan ini diambil dari nama daerah tersebut. Danu Beratan merupakan danau terbesar kedua setelah Danau Batur. Karena terletak di ketinggian 1239 mdpl, tempat ini pun memiliki udara yang sejuk. Apalagi disekelilingnya terdapat pepohonan dan bukit. Di tempat ini juga terdapat taman. Rumput yang hijau serta bunga dengan aneka warna menambah pesona keindahan lokasi ini.

Dari Pura ini, traveler masih bisa melihat indahnya Danau Batur dan Gunung Batur sekaligus. Bangunan Pura Ulun Danu Batur cukup megah dan besar. Pura Ulun Danu Batur ini merupakan salah satu dari pura di Bali yang sangat dihormati.

Desa Trunyan

Desa Trunyan
Sumber: link

Desa ini menjadi objek wisata yang unik dan menyeramkan. Desa Trunyan yang berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli ini merupakan salah satu desa tertua yang ada di Pulau Dewata.

Desa Trunyan dikenal akan tradisinya yang unik. Yaitu bagi orang-orang mati di Desa Trunyan tidak dikuburkan, melainkan dibaringkan secara terbuka di atas tanah, biasanya ditempatkan di bawah pohon.

Namun anehnya, mayat yang diletakan di kuburan Trunyan ini tidak mengeluarkan bau. Ini dikarenakan adanya sebuah pohon besar di tengah pemakaman yang bernama pohon taru menyan. Filosofi dari pohon taru menyan sendiri adalah dimana dalam bahasa setempat "Taru" memiliki arti pohon dan "Menyan" artinya harum. Sehingga konon katanya pohon itu dapat menyerap bau busuk dari mayat-mayat tersebut, sehingga kuburan yang ada di desa ini tetap wangi tanpa ada bau.

Tags:

Featured Video

Berlangganan Newsletter

Daftarkan emailmu sekarang dan dapatkan newsletter berisi informasi menarik seputar destinasi wisata dan kuliner!