3 Months, 2 Weeks ago

Liburan ke Hutan Belantara ala Lord of The Rings

De Djawatan
Sumber: banyuwangibagus.com

Sobat Akato pastinya sering (atau setidaknya pernah) mendengar tentang Banyuwangi. Banyuwangi adalah sebuah kota kecil di Jawa Timur yang terletak di bagian sebelah timur. Jika kamu pernah berwisata ke Bali menggunakan jalur darat, dapat dipastikan kamu harus melewati kota ini karena di tempat inilah tempat Pelabuhan Ketapang berada. Pelabuhan Ketapang sendiri merupakan pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pelabuhan Gilimanuk di Pulau Bali.

Namun tahukah kamu, bahwa Banyuwangi bukanlah sekedar "kota selewatan" saja? Di Banyuwangi banyak sekali tempat wisata menarik yang kurang terekspos ke publik. Kali ini Akato akan mengulas satu tempat wisata di Banyuwangi bernama De Djawatan.

De Djawatan
Sumber: indonesia.tripcanvas.co

De Djawatan merupakan sebuah hutan yang berada di Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Jika kamu merupakan penggemar film Lord of The Rings, maka kamu akan mendapati bahwa hutan ini sangat mirip dengan Fangorn Forest yang terkenal itu.

Di tahun 1952, hutan ini merupakan area resapan air dan penimbun kayu jati yang dikelola oleh Perhutani Banyuwangi. Seiring dengan perjalanan waktu, tempat ini menjadi semakin rimbun oleh pepohonan yang menjulang tinggi sehingga pemandangan di tempat ini menjadi sangat indah sekaligus misterius.

De Djawatan
Sumber: indonesia.tripcanvas.co

Bagi kamu pecinta wisata alam dan fotografi, Hutan De Djawatan merupakan destinasi yang harus kamu kunjungi. Meskipun tampak sedikit angker, keindahan tempat ini dijamin akan sangat berkesan untuk liburan kamu. Jika kamu datang ke sini di sore hari, kamu akan mendapati cahaya matahari sore menembus sela-sela pepohonan rindang, membuat tempat ini tampak begitu magis. Terdapat juga beberapa rumah pohon yang akan menambah kecantikan foto-foto yang akan kamu unggah ke media sosial.

Mengenai fasilitas, kamu tidak perlu kuatir. Pasalnya Hutan De Djawatan sudah memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Di sini kamu sudah bisa menemukan toilet dan mushola. Bagian terbaiknya, untuk masuk ke sini tidak dipungut biaya alias gratis. Kamu cukup membayar biaya parkir saja dan kamu bisa masuk ke lokasi yang indah ini.

Tidak heran jika tempat ini dikunjungi oleh banyak orang. Terutama di akhir pekan, kamu bisa menemukan banyak orang berjalan santai, bersepeda, berolahraga, hingga melakukan foto pre-wedding. Gimana, menarik kan? Yuk segera tandai kalender kamu untuk pergi ke sini.

Tags:

Featured Video

Newsletter Sign Up

Daftarkan emailmu sekarang dan dapatkan newsletter berisi informasi menarik seputar destinasi wisata dan kuliner!