3 Months, 3 Weeks ago

Jepa dan Bau Peapi, Kuliner Legendaris Khas Mandar yang Segar


Sumber gambar: ahmadsyawal12.blogspot.com



Indonesia tak hanya dianugerahi akan pesona alamnya yang memikat, namun juga keanekaragaman budayanya. Tak heran jika setiap daerah memiliki kuliner unggulannya masing-masing, begitupun juga di Kabupaten Majene, wilayah Provinsi Sulawesi Barat.

Salah satu kuliner yang khas dari daerah ini adalah jepa yang merupakan makanan tradisional suku Mandar dan telah diwariskan secara turun temurun. Seperti apa?


Sumber gambar: jepamandar11.blogspot.com

Jepa merupakan roti pipih bulat yang bahannya terbuat dari singkong dan parutan kelapa. Karena bentuk jepa bulat pipih, sehingga banyak yang menyebutnya sebagai 'pizza Mandar'.

Selain dijadikan makanan sehari-hari, jepa juga bisa menjadi bekal saat melaut bagi masyarakat suku Mandar yang bermata pencaharian sebagai nelayan.

Jepa sendiri memiliki 3  macam jenis, yakni jepa katong, jepa golla mamea, dan jepa-jepa. Jepa katong adalah jenis jepa yang terbuat dari sagu, jepa golla mamea merupakan jepa yang dibuat dengan campuran gula aren atau gula merah, sedangkan jepa-jepa merupakan jepa dengan ukuran yang lebih kecil. Biasanya untuk bekal yang dibawa para nelayan adalah jepa-jepa yang sudah dikeringkan agar lebih tahan lama saat dibawa pergi melaut.


Sumber gambar: 8enam.com

Adapun cara membuat jepa, yakni singkong yang telah dikupas kulitnya kemudian diparut dan diperas hingga sarinya keluar. Ampas singkong ini kemudian diayak dan dicampurkan dengan adonan parutan kelapa yang membuat rasanya  gurih.

Selanjutnya adonan dimasak dengan cara yang masih tradisional sekali, yakni menggunakan wajan khusus yang terbuat dari tanah liat (panjepangan) yang sudah dipanaskan dengan menggunakan kayu bakar. Penggunaan kayu bakar ini akan membuat aroma asap dari kayu yang terbakar melekat ke makanan sehingga akan memberi cita rasa tersendiri.

Menyantap hidangan jepa sangat pas jika dipadukan dengan kuliner khas Mandar lainnya, yaitu bau peapi. Bau dalam bahasa Mandar artinya ikan, dan peapi yang berarti dimasak.


Sumber gambar: lifestyle.okezone.com

Sama seperti jepa, bau peapi juga dimasak menggunakan kuali dari tanah liat dan kayu bakar. Biasanya bau peapi dibuat menggunakan ikan yang masih segar seperti tuna, cakalang atau ikan bandeng.

Hidangan bau peapi berkuah berwarna kekuningan dengan cita rasa asam, pedas dan gurih. Rasa asam pada bau peapi berasal dari asam mangga dan belimbing. Sedangkan rasa gurihnya karena menggunakan minyak lokal yang diambil dari kelapa asli. Dan cita rasa pedas merupakan hasil kombinasi dari berbagai macam bumbu sepeti bawang merah, garam, cabe rawit dan kunyit. Rasanya yang lezat dijamin akan membuat siapapun ketagihan.

Hmmm jadi bikin perut keroncongan ya....

Tags:


Featured Video

Newsletter Sign Up

Daftarkan emailmu sekarang dan dapatkan newsletter berisi informasi menarik seputar destinasi wisata dan kuliner!