Get Lost  3 Weeks, 1 Day ago

Cara Hemat Bujet Wisata Kuliner di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur
Foto: getlost.id

Sebagai bagian dari Visit Malaysia 2020 (VM2020), baru-baru ini Tourism Malaysia meluncurkan MyCity Pass dan KL Heritage Food Trails.

Inisiatif ini – yang merupakan kerja sama antara Tourism Malaysia dengan Prasarana Malaysia dan MRT Corp – merupakan salah satu dari banyak inisiatif kampanye VM2020 untuk meningkatkan kedatangan wisatawan, dan pengeluaran mereka, di negara tersebut.

MyCity Pass yang menargetkan penumpang non-reguler, terutama wisatawan, memungkinkan penumpang untuk menikmati perjalanan tanpa batas di sistem kereta Prasarana yang terintegrasi – baik LRT, MRT, maupun monorel – serta jaringan bus rapid transit (BRT).

Saat ini, pass tersebut ditawarkan dengan biaya 10 ringgit untuk perjalanan tak terbatas selama satu hari dan 25 ringgit untuk tiga hari. Untuk pengguna yang baru pertama kali membelinya, mereka mesti membayar tambahan biaya 5 ringgit untuk kartu dan menaruh deposit minimal 5 ringgit.

Kuala Lumpur
Foto: getlost.id

Direktur Jenderal Tourism Malaysia Datuk Musa Yusof mengatakan wisatawan kini akan memiliki akses yang lebih luas untuk mengeksplorasi Kuala Lumpur dan Selangor, yang dilayani oleh jaringan kereta dan bus.

“Kehadiran pass ini akan memungkinkan mereka untuk melakukan perjalanan dengan mulus karena pass tersebut sudah mencakup perjalanan tanpa batas untuk LRT, MRT, dan BRT,” katanya. Beberapa tempat wisata yang populer di sepanjang rute kereta antara lain Menara Kembar Petronas, Pasar Sentral, dan Bukit Bintang.

Bersamaan dengan diluncurkannya pass ini, Tourism Malaysia juga mengembangkan paket KL Heritage Food Trails yang fokus pada tiga destinasi kuliner utama, yakni Kampung Baru, Petaling Street, dan Brickfields.

Kuala Lumpur
Foto: getlost.id

“Kami telah bekerja sama dengan agen-agen tur lokal untuk menyoroti hal-hal terbaik dari warisan budaya makanan kami, dengan fokus pada tiga hub tersebut,” ujar Musa, selain menambahkan bahwa pengunjung akan dapat mencoba sejumlah masakan khas Malaysia selama tur, seperti nasi lemak, nasi daun pisang, dan yong tau foo.

Ditemani oleh pemandu wisata yang berpengalaman, wisatawan akan diajak makan di tempat-tempat yang difavoritkan oleh penduduk setempat dan mengagumi keindahan bangunan bersejarah yang ada di sepanjang rute.

Kabarnya, Malaysia menargetkan 30 juta kedatangan wisatawan dan penerimaan wisatawan sebesar 100 miliar ringgit untuk tahun ini. Tak heran bila pemerintah kemudian berusaha menarik wisatawan dengan menghadirkan berbagai atraksi dan fasilitas menarik.


Tags:

Featured Video

Berlangganan Newsletter

Daftarkan emailmu sekarang dan dapatkan newsletter berisi informasi menarik seputar destinasi wisata dan kuliner!