Ambarawa yang Membekas di Hati

Brisik.id  7 Bulan, 3 Minggu yang lalu 245

Ambarawa
Foto: destinasiku

Nama Ambarawa berasal dari bahasa Jawa, yakni amba yang berarti luas dan rawa yang juga berarti rawa. Secara harafiah berarti rawa yang luas, nama ini merefleksikan kontur wilayahnya yang diliputi rawa yang sangat luas, yaitu Rawa Pening.

Suasana kota Ambarawa cenderung santai, dimana lokasi antar objek wisata tidak berjauhan dan dapat diakses menggunakan transportasi umum, seperti mobil elf ataupun transportasi online.

Walaupun tidak memiliki bandar udaranya sendiri, kamu juga dapat dengan mudah mencapai Ambarawa melalui Semarang menggunakan layanan sewa mobil atau motor.

Jika kamu memilih menggunakan bus, kamu bisa menggunakan bus dari Terminal Terboyo atau bus Trans Jateng dari Stasiun Tawang dengan tujuan Terminal Bawen, dengan estimasi 1 jam perjalanan.

Sesampainya di Ambarawa, kamu bisa melipir ke Museum Kereta Api Indonesia. Di sini banyak tersaji koleksi lokomotif kuno.

Ambarawa
Foto: pegipegi.com

Selain melihat koleksi lokomotif kuno, kamu dapat menaiki kereta api uap berusia ratusan tahun untuk menikmati panorama sekitaran Ambarawa. Menaiki kereta ini, kamu akan dibawa melintasi Gunung Ungaran dan Gunung Merbabu dengan rute Ambarawa - Bedono yang sudah dioperasikan Belanda sejak tahun 1905 untuk mengangkut hasil perkebunan.

Jadwal keberangkatan kereta uap adalah setiap akhir pekan dan tanggal merah, pukul 10.00, 12.00 dan 14.00 dengan harga tiket Rp50.000. Untuk mengakses Museum Kereta Api Indonesia, kamu dapat naik ojek atau taksi dari pusat kota.

Ambarawa
Foto: dutawisata.co.id

Bukan itu saja, Ambarawa punya danau populer yang menjadi favorit para wisatawan. Namanya danau Dangkal.

Danau yang menjadi hulu Sungai Tuntang ini pernah menjadi bagian sejarah Pertempuran Ambarawa padatahun 1945, dimana pesawat Mustang P51 Cocor Merah milik Sekutu ditembak pasukan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) dan jatuh di Rawa Pening.

Kamu bisa menikmati keindahan Rawa Pening yang digunakan sebagai pembangkit daya dan irigasi ini dengan menuju Bukit Cinta yang berada di tepian rawa. Di sana kamu bisa menggunakan layanan sewa perahu untuk mengitari danau.

Untuk mengakses Rawa Pening, kamu bisa menggunakan ojek atau transportasi online melalui Jalan Bawen - Ambarawa dan memakan waktu sekitar 20 menit dari pusat kota.

Ambarawa
Foto: myridemyadventure.blogspot.com

Tak sampai di situ, jangan lupa untuk mampir Gua Maria Kerep. Tempat ini berlokasi di Jalan Tentara Pelajar dan merupakan tempat ziarah dengan Gunung Telomoyo, Gunung Merbabu dan Rawa Pening sebagai latarnya.

Dibangun pada tahun 1954 atas sumbangan warga Belanda yang bekerja di perkebunan, Gua Maria Kerep kerap dijadikan peziarah untuk melakukan Jalan Salib.

Untuk mencapai tempat ini, kamu bisa menggunakan ojek atau transportasi online melalui Jl Mrg. Sugiyapranata S.I atau Jl Tentara Pelajar dan memakan waktu hanya 5 menit dari pusat kota.

Kamu bisa menggunakan penerbangan langsung ke kota Semarang. Jika kamu berangkat dari Jakarta dan hendak menggunakan kereta, kamu bisa berangkat dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Semarang Tawang menggunakan kereta Argo Sindoro, Argo Muria, Bangunkarta ataupun Sembrani dengan estimasi 6 jam perjalanan.

Tiba di Semarang, lanjutkan perjalanan dengan sewa mobil dengan tarif kurang lebih Rp600.000 untuk perjalananan luar kota yang dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan. Atau sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan bus Trans Jateng dari Stasiun Tawang menuju Terminal Bawen (tafif Rp4.000) dan dilanjutkan naik Elf jurusan Ambarawa dan turun di Museum Kereta Api Indonesia atau Palagan(tarif Rp3.000).

Tak sulit mencari tempat menginap di Ambarawa. Beberapa penginapan favorit di kota ini diantaranya:
- Crown Guest House, Jl Kartini Bawen
- Griya Wijaya, Jl. Tentara Pelajar No.90, Kerep, Panjang, Kec. Ambarawa
- Joglo Mbah Guru Homestay, Jl Raya Ambarawa - Magelang


Tags:

Featured Video

Berlangganan Newsletter

Daftarkan emailmu sekarang dan dapatkan newsletter berisi informasi menarik seputar destinasi wisata dan kuliner!