Akato  1 Month, 3 Weeks ago

Air Terjun Yang Mengobarkan 'Api'

Firefall
Foto: wcfcourier.com

Apa yang terlintas di pikiran kamu ketika melihat kata api pada judul di atas? Sebagian besar dari kamu penikmat film mungkin akan langsung terbayang akan Mordor, suatu wilayah dari film lawas Lord of the Rings yang sebagian besar wilayahnya berupa gunung berapi yang penuh dengan lava panas.

Di dunia nyata, fenomena unik ini juga bisa kamu temukan. Hanya saja fenomena ini tidak bisa kamu temukan di sembarang tempat dan api yang terlihat mungkin tidak seperti yang kamu pikirkan. Di Taman Nasional Yosemite, California, Amerika Serikat, kamu bisa menemukan fenomena air terjun terbakar yang sangat ternama.

Fenomena air terjun terbakar atau yang biasa dikenal dengan "Yosemite Firefall" ini biasanya terjadi pada bulan Februari, yakni ketika matahari terbenam memantulkan warna-warna cemerlang seperti merah dan oranye di perairan Air Terjun Horsetail. Bahkan menurut situs yosemite.com, pada musim panas antara 1872 dan 1968, bara api panas terlihat tumpah dari puncak Glacier Point ke lembah Taman Nasional Yosemite.

Pemandangan unik ini biasanya terjadi antara lima sampai 15 menit sebelum matahari terbenam dan biasanya terjadi pada akhir bulan Februari. Pada momen ini banyak orang berbondong-bondong ke Horsetail Fall, yang mengalir di atas El Capitan yang terkenal, untuk mendapatkan spot foto terbaik. Kebanyakan orang juga mencoba dan mencari tempat pengamatan di akhir pagi atau sore hari untuk mendapatkan pemandangan yang bagus.

Keunikan fenomena ini membuat pengelola Taman Nasional Yosemite atau National Park Service harus bekerja ekstra. Tahun ini misalnya, mereka memberlakukan pembatasan untuk kendaraan dari 14 hingga 27 Februari, mulai siang hari hingga malam hari pukul 19:00.

Akibatnya, para traveler tidak bisa langsung menuju Area Piknik El Capitan. Mereka harus parkir di tempat parkir Air Terjun Yosemite dan berjalan kaki sejauh satu setengah mil ke area yang disediakan.

Firefall
Foto: betterwalls.at

Adapun pembatasan ini disebabkan oleh fenomena "Yosemite Firefall" yang menjadi daya tarik utama tempat ini selama bertahun-tahun. Akibatnya sering terjadi masalah seperti kurangnya lahan parkir, sampah yang membludak, kerusakan vegetasi, erosi hingga kondisi lingkungan yang menjadi tidak bersih.

Karena fenomena ini terjadi di pertengahan musim dingin dan acara berlangsung ketika matahari terbenam, maka pengunjung diminta untuk membawa pakaian hangat dan lampu senter. Untungnya, acara ini benar-benar gratis dan tidak ada izin yang diperlukan.

Meski menakjubkan, wisatawan tetap harus berhati-hati. Pasalnya Taman Nasional Yosemite termasuk kawasan berbahaya dan jika tidak berhati-hati, nyawa bisa menjadi taruhannya.

Informasi lebih lanjut tentang batasan di area ini dan cara melihat "firefall" dapat ditemukan di situs web NPS pada laman https://www.nps.gov.

Tags:

Featured Video

Berlangganan Newsletter

Daftarkan emailmu sekarang dan dapatkan newsletter berisi informasi menarik seputar destinasi wisata dan kuliner!